Pada suatu hari ada seseorang bernama Lina dan ia memiliki sahabat bernama Pril.ia dan sahabatnya sama-sama memiliki selera humoris sehingga persahabatan mereka masih bertahan hingga beberapa tahun.
Setelah Pril
pulang,ia melihat Lina yang sedang duduk dengan wajah yang murung. Pril pun
bertanya kepada Lina"Lin kamu kenapa?.
Namun,Lina tidak
menjawab pertanyaan Pril dan pergi begitu saja.pril mengerti bahwa Lina sedang
marah,dan ia pun membujuk Lina dan menjelaskan semuanya.
Hingga pada saat
itu Pril berkata kepada Lina"ada apa denganmu Lina? Jika kau ingin marah
padaku marah saja,tetapi,kau tidak tahu bahwa aku hanya berteman biasa-biasa saja dengan
mereka.dan aku tidak menganggap lebih mereka seperti dirimu.aku mohon
mengertilah".
Setelah mendengar itu Lina
pun sadar dan menyesali perbuatanya.dan pada saat itu ia menyesal Karena
sikapnya yang egois dan ia pun meminta maaf kepada Pril dan berkata"Pril
maafkan aku karena telah berprasangka buruk padamu,aku menyesal dan aku mengaku
salah atas perbuatanku.aku mohon maafkanlah diriku".
Pril pun
mendengarkan permohonan maaf dari Lina dan mengatakan"sudahlah
Lina,berhentilah memohon maaf,aku yang salah karena aku terlalu sibuk
menghabiskan waktu dengan mereka tanpa mengabarimu.aku juga meminta maaf atas
kesalahanku".
Lina pun memaafkan Pril dan berkata"aku memaafkan mu dan kau memaafkan ku,mulai sekarang marilah kita saling memaafi,dan aku menyadari bahwa keegoisan dan kecemburuan hanya akan menimbulkan prasangka buruk dan akan membuat persahabatan kita hancur,jadi,mulai sekarang berhentilah saling mencurigai satu sama
Sekian waktu berlalu,akhirnya Pril dan Lina sudah baikan seperti semula,dan Pril pun duduk bersama dengan Lina di teras,mereka pun berbicara santai seolah-olah merasa keadaan sudah sangat membaik dan disaat itu juga Lina pun mengajak Pril untuk membuat janji persahabatan.
Lalu Pril dan Lina pun bersama sama mengucapkan"berjanjilah untuk menjaga persahabatan dan jauhi rasa mencurigai satu sama lain,sebab kita adalah sahabat".lalu setelah itu Pril dan Lina pun melupakan apa yang sudah terjadi dan mengganti topik pembicaraan.
Janganlah kamu lebih sibuk memilih untuk berteman dengan orang lain dibandingkan sahabatmu sendiri dan janganlah kamu mencurigai satu sama lain dan merasa cemburu berlebihan dengan sahabatmu.sebab itu hanya akan merusak persahabatan mu.jika semua hal itu terjadi di pertemanan mu,jadi,sebaiknya kamu harus bersabar dan percaya padanya,karena,meskipun ia sedang berteman dengan orang lain,dan pastinya ia tidak akan lupa dirimu dan akan tetap memilihmu.jadi tetaplah saling mempercayai satu sama lain.
Nama Penulis :Marselina
Kelas:IX C
Mapel:Bahasa.Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar